Kontak Kami

Jl. Terusan Pesantren No. 102, Sukamiskin Arcamanik 40294 

info@sygmafoundation.org

+62 812 4000 3156

Tag: kemerdekaan

ACARANews

Menjaga Jasmani yg Kuat dalam Mengisi Arti Kemerdekaan

Menjaga Jasmani yang Kuat dalam Mengisi Arti Kemerdekaan

Oleh: Ust. Ardiansyah Ashri Husein, Lc., M.A.

Makna Kekuatan

Dalam Al-Qurán tidak kurang dari 28 ayat yang berbicara tentang kekuatan, baik fisik maupun spiritual. Hadits Nabi pun banyak yang menjelaskan pentingnya menjaga fisik agar senantiasa kuat, karena banyak ibadah yang dapat dilaksanakan apabila fisknya kuat. Kekuatan (Al Quwwah) ada empat makna, yakni Siddah (Keras), Saitoroh (Menguasai), At Tamaqqun (Mendominasi), dan Al Ihkam (Memutuskan).

Kekuatan dalam Al-Quran, digambarkan oleh Allah SWT dalam berbagai aspek, baik fisik, spiritual, dan keimanan, di antaranya:

  • S Ar Ruum 30:54, tentang proses penciptaan manusia dalam keadaan lemah yang berangsur-angsur Allah berikan kekuatan, dan kemudian menjadi lemah kembali (tua)
  • S Al Anfal 8:60, tentang seruan untuk mempersiapkan diri dalam menempa kekuatan untuk berjuang di jalan Allah
  • S Hud 11:52, tentang Allah membersamai orang-orang yang berjuang (memberi kekuatan)
  • S At Taariq 86:10, tentang tidak ada penolong dan tidak ada kekuatan dari azab Allah
  • S Al Baqarah 2:165, tentang kekuatan Allah yang Maha Mutlak
  • S Maryam 19:12, tentang hikmah kepada Nabi Yahya untuk mengambil ilmu dengan kekuatan (kesungguhan)

Sedangkan Kekuatan dalam Hadist di antaranya seperti diriwayatkan oleh Muslim, yakni mukmin yang kuat lebih dicintai oleh Allah SWT daripada mukmin yeng lemah.

Kekuatan dalam Islam

Sebagaimana tergambar dalam karakteristik dakawah, kekuatan penting dalam Islam karena sebagai salah satu penopang ibadah dan untuk melindungi agama.

  • Dakwah Salafiyah, salafiyah yang dimaksud adalah manhaj yang mengikuti ulama generasi salaf (yang hidup pada 300 tahun pertama)
  • Thariqah Sunniyah, jalan yang kita ikuti berdasarkan sunnah-sunnah Rasulullah saw. yang diajarkan oleh ulama ahlu sunnah waljamaah
  • Haqiqah Shufiyah, hakikatnya adalah kaum shufiyah yang mensucikan diri dari penyakit-penyakit hati (memiliki aspek pensucian jiwa).
  • Haiáh Siyasiyah, mencakup dunia politik, yakni kita menggunakan kekuatan politik untuk melindungi agama, karena siyasiyah maknanya digunakan untuk dua hal, yakni menjaga agama (memayungi agama) dan mengelola dunia.
  • Jamaáh Riyadhiyyah, yang senantiasa menjaga kebugaran jasmani dan memperhatikan aspek kesehatan. Rasulullah saw mempraktikan 11 jenis olahraga, mulai dari jalan kaki sampai gulat.
  • Rabitah Ílmiyyah Tsaqafiyah, yakni menambah ilmu dan pengetahuan dengan senantiasa belajar baik formal maupun nonformal.
  • Syirkah Iqtishadiyyah, senantiasa memperhatikan aspek ekonomi, seperti bekerja, memiliki profesi, berpenghasilan, dsb.
  • Fikrah Ijtimaíyyah, membawa fikrah sosial (tidak antisosial). 

 

Mengapa Kekuatan?

Ibunda Aisyah ra pernah mengatakan, “Islam harus kuat, sehat, dan prima. Contohi Umar bin Khattab”.

Qawiyyul Jismi atau Kekuatan Jasmani, maknanya adalah seorang muslim harus memiliki daya tahan tubuh yang prima sehingga dapat menjalankan ajaran Islam secara optimal.

 

Jenis-jenis Kekuatan dalam Islam

  • Quwwah Ma’nawiyah, yakni kekuatan spiritual yang perlu kita rawat karena akan membantu kekuatan fisik, meliputi kekuatan iman dan aqidah; kekuatan kemauan dan Azzam; kekuatan ilmu; dan kekuatan akhlaq.
  • Quwwah Maddiyah, yakni kekuatan fisik yang meliputi kekuatan jasmani; kekuatan ekonomi; dan kekuatan keprajuritan;

Kekuatan sangat diperlukan dalam dakwah dan amal Islami, oleh karena itu kita perlu merencanakan kegiatan untuk meningkatkan kekuatan rohani dan jasmani (Q.S Al Anfal 8:60 dan Ar-ra’du 13:11). Adapun hal-hal yang harus dilakukan dalam menjaga kesehatan (berdasarkan pengalaman para ulama) di antaranya adalah:

  • Membiasaan menjaga kebersihan diri, pakaian, dan lingkungan
  • Mengamalkan pola makan yang sunnah (makan saat tidak terlalu lapar dan berhenti saat belum terlalu kenyang)
  • Menjaga berat badan agar tetap seimbang
  • Membiasakan mengkonsumsi makanan-minuman yang halal dan sehat
  • Menjaga durasi tidur yang cukup 6-8 jam, kalau pun sangat sibuk, jangan kurang dari 6 jam, tapi juga jangan berlebihan
  • Memiliki semangat dan kegemaran berolahraga, terutama olahraga sunnah (berenang, memanah, dan menunggang kuda)
  • Menjaga kesehatan badan dengan beraktivitas dan beristirahat seimbang (tidak berlebihan dalam beraktivitas), seperti rapat dibatasi sampai 10 malam.
  • Meninggalkan aktivitas merokok dan aktivitas lain yang dapat merusak tubuh, karena rokok lebih banyak mudharat daripada manfaatnya
  • Tidak berlebih-lebihan mengkonsumsi gula, garam, lemak, kopi, dan minuman-minuman bersuplemen
  • General check up kesehatan, minimal 6 bulan sekali sebagai investasi kesehatan dan antisipasi jika ada penyakit kronis sehingga bisa dicegah sedini mungkin.
  • Puasa sunnah, minimal ayyamul bidh (3 hari) atau Senin Kamis (8 hari) dalam sebulan.
  • Shalat tahajjud, dengan bangun pagi untuk sholat tahajud badan akan merasa segar dan hari-hari yang akan dilaluinya.

Untuk mendapatkan materi lengkap bisa mengunjungi channel YouTube Sekolah Bintang Madani https://www.youtube.com/watch?v=ScWrtsgGqts, jangan lupa like, share, subscribe, dan comment yaaa…..

Informasi tentang kegiatan Pengajian Bulanan dapat menghubungi call center Sygma Foundation 0812 4000 3156